Cara Mengobati Penyakit Vertigo

Cara Mengobati Penyakit Vertigo dapat menggunakan cara yang alami maupun cara medis. Vertigo umumnya diadaptasi oleh rasa stress berat yang tidak mampu dikeluarkan tertahan dalam perasaan. Vertigo juga sering diartikan sebagai suatu gangguan emosional karena suatu hal yang memberatkan pikiran atau banyak penyebab lainnya yang membuat seseorang mudah diserang vertigo. Vertigo atau penyakit yang lebih dikenal di masyarakat sebagai penyakit pusing tujuh keliling atau pusing berat. Vertigo dapat dialami oleh siapa saja pria, wanita, tua maupun muda.

Vertigo memang bukanlah suatu penyakit yang berbahaya, namun apabila vertigo terjadi terlalu lama dan sering kambuh akan menyebabkan kefatalan pada penderita vertigo itu sendiri. Vertigo dapat kambuh dan muncul sewaktu-waktu tanpa diketahui, kemudian tiba-tiba muncul kepala seperti pusing berat, kehilangan keseimbangan tubuh. Bahkan beberapa diantara penderita vertigo sampai jatuh pingsan atau koma.

Penyakit vertigo biasanya disebabkan dari keadaan lingkungan, kelainan sirkulasi, kelainan di telingan, obat-obatan, atau kelainan neurologis. Beberapa faktor yang menyebabkan vertigo antara lain karena serangan migren, radang pada leher, mabuk kendaraan, infeksi bakteri pada alat pendengaran dan kekurangan asupan oksigen ke otak. Penderita merasa seolah-olah dirinya bergerak atau berputar atau penderita merasakan seolah-olah benda di sekitarnya bergerak atau berputar.

Vertigo dapat diobati dengan melakukan beberapa upaya pengobatan sederhana, seperti :

1. Tarik napas dalam-dalam, lalu pejamkan mata dan segera mencari posisi yang memungkinkan anda berbaring. Jika tidak memungkinkan, maka segera duduk.

2. Jika merasa mual ingin muntah, segera mencari bantuan orang-orang di dekat anda untuk membantu ke toilet atau menyiapkan wadah khusus untuk menampungnya.

3. Ketika berbaring, usahakan pertahankan posisi tersebut hingga serangan vertigo itu menghilang.

4. Buka mata perlahan-lahan, cobalah miringkan badan dan gerakkan kepala perlahan. Jika dengan tindakan ini vertigo masih belum reda, berarti mata harus segera dipejamkan untuk kembali pada posisi semula.

5. Pengobatan medis untuk vertigo tergantung penyebabnya misalnya dengan tes pendengaran, CT Scan, hingga pemeriksaan angiogram apabila didiagnosis ada sumbatan pembuluh darah ke otak.

6. Obat untuk mengurangi vertigo yang ringan adalah meklizin, dimenhidrinat, perfenazin dan skopolamin. Namun, semua jenis obat tersebut menyebabkan kantuk (ngantuk).

7. Segera periksakan ke dokter, untuk menentukan terpapi apa yang tepat untuk menyembuhkan vertigo.

Cara Mengobati Penyakit Vertigo yang lainnya yang dapat anda lakukan seperti:

  • Posisikan kepala lebih tinggi dari pada badan anda saat duduk maupun terbaring. Jangan terlalu sejajar atau bahkan lebih rendah dari badan anda atau merunduk.
  • Jaga terus untuk selalu mengingat jangan mendongakkan kepala anda. Perubahan posisi kepala anda berperan penting sebagai pemicu serangan sakit kepala yang dasyat dari penyakit vertigo tersebut.
  • Cara mengobati penyakit vertigo lainnya dengan mengangkat atau menggerakkan badan, terutama pada bagian kepala secara perlahan dan sebaiknya sebelum berdiri dari kasur anda duduk terlebih dahulu sehingga gerakan pada badan anda tidak terlalu drastis.
  • Jika anda mengalami penyakit vertigo yang sudah parah, maka cara mengobati penyakit vertigo yang bisa anda mulai dengan meminimalisir kegiatan yang mengharuskan anda untuk membungkuk, misalnya mengangkat barang atau membasuh kaki ketika berada dikamar mandi.

Cara mengobati penyakit vertigo dengan menggunakan obat-obatan.
Pengobatan yang dilakukan tergantung pada jenis vertigo yang anda derita. Obat yang digunakan untuk mengurangi vertigo yang masih ringan adalah meklizin, dimenhidrenat, perfenazin, dan skopolamin.

Misalnya dengan memberikan obat spokolamin yang termasuk dalan cara mengobati penyakit vertigo yang paling utama yang berfungsi untuk mencegah motion sickness, yang terdapat dalam bentuk plester kulit dengan lama kerja hingga mencapai beberapa hari. Semua obat yang disebutkan diatas bisa menyebabkan kantuk terutama bila dikonsumso oleh orang yang sudah berusia lanjut. Skopolamin dalam bentuk plester menimbulkan efek kantuk yang paling sedikit.

Untuk mengatasi penyakit vertigo yang sedang anda alami dapat anda usahakan untuk selalu menjalani pola hidu yang sehat. Ditambah lagi dengan pola makan yang teratur guna mengurangi adanya gejala penyakit vertigo yang anda derita muncul kembali. Jika anda merasa memiliki visik yang lemah ada baiknya anda tidak perlu kebanyakan begadang dimalam hari jika tidak begitu penting.Selalu jaga pola tidur yang teratur 7 hingga 8 jam setiap malamnya. Yang paling penting adalah menghindari stress dengan tertawa dan selalu menghibur diri.

Atau dapat dengan menghindari makanan yang dapat memicu timbulnya penyakit vertigo yang anda derita datang kembali menghampiri anda. Makanan yang dilarang untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit vertigo adalah:

  • Semua jenis daging (kecuali ikan air tawar),
  • Masakan yang di goreng (ikan asin, emping),
  • santan kental,
  • nasi yang dicampur (nasi uduk, nasi ulam, nasi kebuli),
  • berbagai macam kue dan selai (kue bolu, martabak, mentega, keju, susu),
  • berbagai macam jenis jeroan,
  • bumbu masak kemasan,
  • berbagai macam telur (telur asin, telur ayam),
  • buah-buahan yang tebal kulitnya seperti durian, nangka, jengkol, pete,
  • minuman : es, minuman yang mengandung alkohol.

Penyakit vertigo ini dapat dicegah dari diri anda sendiri. Semoga dapat bermanfaat untuk anda yang sedang mencari cara mengobati penyakit vertigo untuk cepat sembuh.


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Penyakit Vertigo dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Cara Mengobati Vertigo and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>